Thursday, June 14, 2018

Penyemangat diri

Hari ini, ngobrol dengan rekan kerja.
Aku mengutarakan kalau aku ingin melanjutkan kuliahku lagi.
Dan dia berkata, "gak mau punya anak dulu?"
Aku terdiam.
Aku bukannya tidak mau. Selama hampir setahun, kami mencoba.
Hasilnya? Berhasil dua kali, gagal pun dua kali.
Trauma yg dihasilkan tidak sedikit.
Seandainya aku bisa membagi sedikit rasa trauma itu dengan mereka yg bisa menjudge dengan mudah.
Sedikit saja, agar mereka pernah berjalan di jalur yg aku tempuh.
Setahun sudah kesedihan yg tak kunjung hilang.
Rasa bersalah, kesepian, kemarahan dan rasa iri berkecamuk dalam hatiku.
Aku rasa aku bisa, jika aku belajar lagi.
Setidaknya rasa sedihku bisa tertutupi dengan kesibukan
Itu yang aku harapkan.
Setidaknya kesibukan ini mengalihkan rasa bersalahku.
Agar nanti aku bisa menjalani hari hari dengan baik, sembari mempersiapkan kedatangan bayi dalam hidupku.
Kami tidak pernah berhenti mencoba. Hanya terkadang pikiranku dan hatiku masih terasa sakit, mengingat nyawa dua janin kecil, hilang begitu saja dariku.
Jika Tuhan berkehendak.
Aku harap tahun ini bisa membahagiakan, menggantikan kesedihan yang telah aku lalui.
Semangat!!
Jika orang disekitarmu tidak mendukung dirimu, maka dirimulah, yg harus mendukung dirimu sendiri.
Meja kantor,
Berapi api!!!
13 Juni 2017

0 comments:

Post a Comment

Please leave your comment