Halo

Selamat datang di blogku

:D

Semangat!!!

:D

Bahagia adalah hakmu, jangan biarkan orang lain menentukannya untukmu

:D

Jangan lupa, setiap kali kau beruntung berarti satu lagi doa ibumu dikabulkan

:D

Ingatlah untuk selalu berbahagia

Saturday, November 28, 2015

Diantara

Hai, selamat malam kebahagiaan yang dinanti...
Jika semua telah diciptakan beralur dan berjalan sesuai orbitnya,
Bagaimana sebuah kegembiraan dan kesedihan melebur menjadi satu dalam otakku?
Setiap kepingan memori tidak bersatu menjadi harmoni yang indah lagi dalam ruang di rongga tengkorak ku.
Katanya hati akan membantu membimbingmu saat jalanmu salah, tapi bagaimana aku memilih jalan yang benar jika otak dan hati tidak sejalan?
Jika beban di pundak dan ingin di kepala menarikmu ke arah jalan yang berbeda, siapakah yang akan kau pilih?
Inginmu? Atau tanggung jawabmu?
Jika hati mampu menuntun, mengapa tak kunjung terang menghampiri jiwa yang sedang sekarat ini?
Perjalanan ku tak panjang, belum sepanjang perjalananmu, tapi lebih panjang dari perjalanannya.
Aku ingin paksakan inginku, tapi inginku akan patahkan hatimu
Aku ingin penuhi inginmu, tapi mereka akan menghilang dan kian menjauh, dan aku diantaranya tak mampu berbuat apapun.
Kau bisa bertanya, dan bebankan padaku, sama seperti yang mereka lakukan.
Maka setiap beban berpindah padaku, belum lagi hitung beban dari dia yang dulu yang sangat aku hormati.
Tidak apa, aku masih kuat. Sandaranku hanya imanku yang masih tercabik-cabik.
Bersandarlah padaku, aku menerima dengan bahagia. Tidak usah tanya inginku, karena hatimu akan patah, jangan pula tanya hatiku, ia masih tertatih merangkai kembali bagian dirinya yang terbanting oleh kehilangan.
Pikiranku dan hatiku tak sejalan, tapi mereka terluka. Dimana perhatianmu yang dulu? Tidak. Jangan berikan padaku, aku terbiasa tanpa perhatianmu. Berikanlah pada mereka, dimasa sulit mereka.
Aku tahu kau sulit, aku tahu kau pun ingin kan perhatian. Tidak cukupkah kasih dan kesetiaan yang dulu kau dapatkan?
Aku bimbang memilih jalanku,
Pikiranku terbelah antara kau dan mereka
Hatiku tertatih merajut kepingannya
Siapa yang bisa membantu ku menjawabnya?
Aku hanya duduk dan termenung, tidak apa. Aku kuat. Aku tegar. Seperti yang selalu kalian tanamkan.
Jalanku berat, asalkan aku mampu melihat keduanya tersenyum aku pun tak apa.
Tapi aku bimbang, jika satu dari kalian tertawa dan satunya lagi bersedih meratapi diri.
Aku tanya siapa?
Aku pilih yang mana?
Haruskah lemparkan diri ke jurang kebahagiaanku  sendiri tanpa peduli kalian?
Tapi aku tak bisa karena janjiku terikat padanya yang tlah sirna.
Tidak. Aku tidak akan menyerah.
Nafasku masih ada walau tersengal memasuki pilihan ini.
Beban ini boleh menenggelamkan aku, tapi tidak akan tenggelamkan janjiku.
Sungguh. Aku sedang berusaha. Menggapai tepian agar tak tenggelam demi mewujudkan janjiku.
Aku bergetar, oleh kepahitan yang telah mengalir melalui aliran darahku.
Hai kebahagiaan, tunggulah.
Aku akan menjangkaumu, setelah janjiku terwujud.

Rumah Batu Sri
Malam ketika dia mengakuinya
Malam renungan pengetahuan.
Dan aku diberi pengetahuan yang "indah"
28112015

Friday, August 21, 2015

Ceritasaja

Apa kamu tau rasanya ditinggalkan tanggung jawab menjaga dua bocah remaja dan seorang yg tak lagi remaja tapi bertingkah seolah remaja?
Pernahkah dihadapkan pada tempatmu bergantung yang kehilangan pegangannya?
Pernahkah berada dalam satu situasi dimana kamu diharuskan untuk memilih tapi setiap pilihan akan menyakiti pihak-pihak yg terlibat?
Pernahkah kamu menahan sakitmu, membiarkan tanggunganmu bersandar padamu sementara seluruh sel dalam dirimu berontak mencari waktu beristirahat?
Pernahkah kamu berada dalam situasi yang tidak sepantasnya anak seusiamu menghadapinya tapi kamu mau tidak mau harus ada disana dan bertindak demi kelanjutan hidupmu?
Bukannya tak bersyukur, tapi terkadang aku juga lelah.
Aku perlu bahu untuk bersandar, tangan yg mengusap air mata dan bibir yang mengatakan semua akan baik-baik saja seraya menepuk-nepuk punggungku lembut.
Aku ingin menikmati masaku bersama bintang lain di galaksiku.
Aku ingin menari dibawah sinar rembulan sama seperti binatang hutan lain di malam purnama.
Aku ingin berlari bebas menanggalkan sepatu kehidupan beratku di padang rumput walau hanya sekejap.
Aku ingin merasakan aliran sungai menyusuri jari jemari kakiku saat aku duduk mencelupkannya dari tepi sungai
Maafkan aku, aku hanya lelah
Bolehkah aku egois untuk sekali ini saja?
Bolehkah aku melangkah ke pesta dansa istana sekalipun tumpukan pakaian kotor di rumah belum kubereskan?
Aku lelah, sejenak saja datanglah ke mimpiku, dan katakan semua akan baik-baik saja.
Aku ingin bersandar sejenak di bahumu, mendengar tawamu dan menari bersamamu seperti masa yang telah lalu.
Bolehkah aku melepaskan sejenak jubah berduri ini dan bergabung bersama para penari sinar rembulan itu?
Sejenak saja, kumohon tenangkan hatiku seperti dulu. Maafkan aku karena kecemasanmu mungkin akan menjadi nyata.
Aku tidak sekuat itu menanggung semuanya, aku tidak setegas itu mengarahkan mereka.
Maafkan keserakahanku, yang sangat ingin bertemu dengan mu lagi, setelah pertemuan singkat kita dalam kunjungan terakhirmu.
Tidak bisakah kau yang bertemu dengannya dan menyampaikan pesan ini?
Aku rindu, aku lelah.

#21082015
Etjie, *still in bdmd*

Sunday, February 1, 2015

Selamat Datang Februari 2015

Halo, lama sudah tak jumpa... Biasanya orang-orang posting di awal tahun, tapi sepertinya awal tahun saya di bulan Februari *LOL*
Beberapa bulan kebelakang sepertinya saya tidak sempat muncul... Hehehe
Okay, di bulan Februari 2015 ini, saya sudah kembali lagi ke Bali (sebenarnya sudah sejak akhir Oktober lalu) dan memulai lagi pekerjaan saya di Bali... Akhirnya saya pulang dengan membawa gelar Sarjana! Yay! Mom, I've graduated!
Okay, kembali ke cerita setelah wisuda saya, kembali ke dunia kerja yg lumayan menguras tenaga. Hihihi
Beberapa bulan sudah bekerja, rasanya sudah mulai dengan kebiasaan pekerja. Bangun di pagi hari, lalu berangkat kerja kam 7 pagi pulang jam 4 sore. Libur di akhir pekan saya.manfaatkan untuk istirahat, bereskan rumah dan pekerjaan rumah tangga lainnya. Nyaris tidak ada waktu bagi saya untuk jalan-jalan seperti wanita lain seumuran saya. Karena terus terang saya juga orang yg tidak suka jalan-jalan apalagi kalau sendirian *korban LDR* hahaha
Yap. Kembali ke resolusi saya di Bulan Februari ini yaitu :
- NABUNG!! Yap, ini yg pertama di pikiran saya.. Hehehe
- Lebih dekat dengan Tuhan. Well, saya sepertinya tidak perlu menjelaskan poin ini. :)
- No more games, chit-chat or any useless thing at work. ;)
- Belajar Jahit. Ini yang paling saya inginkan. Memanfaatkan mesin jahit tua yang ada dirumah
- Olahraga lebih rajin. Yep,.saya selaaaalu saja malas setiap kali diajak olahraga. Apalagi sekarang. Harus menambah masa otot! Hohoho

Okay, segitu dulu aja cukup deh kayanya...
Selamat datang bulan Februari :) Semoga kita berjalan selaras yaaah :D

A place we called it home,
01 Februari 2015
Etjie