Friday, March 22, 2013

Karena Kamu, Ya, Kamu.

Hari itu aku melihatmu lagi, setelah berjalan di penantian panjang
Memimpikan kamu, yang tak pernah absen dari mimpi malamku
Semuanya masih tetap sama, seperti saat terakhir aku melihatmu,
Dan hatikupun masih tetap sama,
Berdegup kencang saat memandangmu, bahkan hanya dengan bisikan lembut angin yang membawa suaramu, hati ini bergetar..
Hari inipun demikian, aku melihatmu berjalan menyusuri jalan setapak berkerikil.
Aku mengenalmu, walaupun dalam radius 2 km dan mata minusku tanpa kacamatanya
Aku mendengar bisikan lembut angin membawa suaramu,
Aku melihat bayanganmu dalam terik sang surya, dan aku masih tetap merasakan hadirmu di mimpiku..
Degup jantungku semakin kencang, saat kulihat kau berbalik ke arahku dan melambai,
Aku terkesiap, tak siap menyapamu pagi ini. Tapi bibirku menyunggingkan senyum tulus.
Berjalan di sebelahku, gadis beruntung yang kau pilih sebagai orang terdekatmu.
Aku masih berjalan, menyusuri jejak-jejak kakimu, melihat efek mentari terbit di belakangmu,
Kenanganku kembali pada masa itu,
Aku mendengar kembali suaramu saat menyanyikan lagu cinta, yang kukira untukku
Aku salah mengartikan tatapanmu, sikap tulus dan pujianmu sebagai tanda cinta
Aku salah mengharapkanmu terlalu banyak, menjadi pendampingku
Tapi aku tahu cintaku tak salah meski tak berbalas.
Aku masih bisa memandangmu dari tempatku, mendengar bisikan lembut angin membawa suaramu, menggandeng tanganmu dalam mimpiku
Aku masih tetap bisa, walau kita tak akan pernah bersama
Degup jantungku masih sama seperti sebelumnya,
Walau bertahan melawan duka, tapi cintaku padamu, yang tumbuh karena kesalahpahaman, terlalu kuat untuk kucabut.
Maka kuputuskan membiarkan semuanya berjalan beriringan dalam waktuku,
Jalanku, jalanmu, dan jalannya
Kubiarkan rasaku menuntunku pada cinta yang memang tercipta untukku
Membalas degup jantungku irama cinta senada darinya
Karena kamu, aku merasakan jatuh cinta, meski tak berbalas, dan aku mensyukurinya
Karena kamu, walau bukan untukku, telah hadir mengisi ruang hampa dalam hatiku,
Untukmu,
Termakasih.

2 comments:

  1. Uwaaaahhh.. ada tangan ku menclok disini...hihihihi

    ^__^

    #Kangen

    ReplyDelete
  2. hahaha...
    iyaa dong..
    bagus yaah?
    ayoo bikin lagi yg lebih keren..
    huwaah..
    kangeeen juga miih... :D

    ReplyDelete

Please leave your comment