Berharap satu dari berjuta orang yang tumpah ruah di jalanan
ibukota ini,
Ada dirimu, meski hanya pendar sinarmu yang dulu hangat
kurasa,
Aku berjalan menyusuri jalan berhiaskan kerlip lampu kota,
Berharap satu dari berjuta bayangan yang kulihat adalah
bayangmu,
Menyusuri jalanan luas terbentang dihadapanku…
Aku berjalan di antara ribuan jiwa, membawa lentera jiwaku
yang separuhnya ada padamu
Berharap menyusuri lorong waktu, menemukan separuh jiwaku
yang telah kau bawa pergi
Menemukan kepingan kisah kita yang takkan pernah kembali.
Menemukanmu yang dulu memujaku, menghujaniku dengan
kasihmu..
Menatap ke belakang, saat waktu membawa semakin jauh
kedepan..
Melihat kembali senyum di wajahmu yang mampu hangatkan
hatiku,
Menatap ke belakang, berharap aku berada disana, di sisimu
senantiasa..
Meronta pun tak mampu saat sang waktu membawa semakin jauh
ke depan,
Aku ingin berhenti, lebur bersama kenanganku akan dirimu,
akan kita dan kisah kita
Berharap masa itu, atau masa sekarang aku mampu temukan
pendarmu diantara ribuan jiwa disekitarku
Aku mencintaimu, yang aku harap akan selamanya
Bersama bayangmu, mereguk sisa kehidupanku dalam angan dan
berjalan dengan separuh jiwaku padamu
Aku berjalan menyusuri jalan setapak dengan setiap bayang mu
dalam hidupku,
Sekarang, sampai akhir jalan setapak ini,,






0 comments:
Post a Comment
Please leave your comment